Search This Blog

Translate

Showing posts with label Fisika. Show all posts
Showing posts with label Fisika. Show all posts

Membuat Program C dengan CodeVisionAVR

22 June 2015

CodeVisionAVR digunakan untuk membuat program dengan menggunakan bahasa C. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah membuat program dengan CodeVisionAVR.

Pertama, Tanpa CodeWizardAVR
  1. Buka ikon CodeVisionAVR yang ada di desktop atau klik Start – All Programs – CodeVisionAVR – CodeVisionAVR C Compiler
  2. Buat file baru dengan cara klik File – New atau klik ikon 
  3. Setelah itu akan muncul kotak dialog seperti berikut, pilih Project – OK

Menu-menu pada CodeVisionAVR

27 May 2015

Seperti dijelaskan sebelumnya, CodeVisionAVR adalah software yang dapat digunakan untuk membuat program berbahasa C yang dapat diinjeksikan ke mikrokontroler. Sebelum menggunakan CodeVisionAVR, ada baiknya kita mengetahui fungsi menu-menu yang ada di dalamnya. Gambar di bawah ini adalah tampilan awal CodeVisionAVR:

Baterai dari Belimbing Wuluh

10 May 2015

Belimbing wuluh? Pada tahu kan yang bentuk dan rasanya yang seperti apa? Nih, buat yang belum tahu bentuknya, saya lampirkan gambarnya. 

Cara Install CodeVisionAVR

27 April 2015

Setelah dijelaskan pada postingan sebelumnya, CodeVisionAVR adalah kompiler C yang dapat digunakan untuk membuat program yang akan diinjeksikan ke mikrokontroller. Nah, sekarang akan saya jelaskan bagaimana cara meng-install CodeVisionAVR. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka aplikasi CodeVisionAVR. Bagi yang belum punya silahkan unduh di sini. Setelah dibuka akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini kemudian klik Yes.

CodeVisionAVR

24 April 2015

CodeVisionAVR adalah sebuah  C cross-compiler, Integrated Development Environment and Automatic Program Generator yang di-desain untuk mikrokontroler (keluarga Atmel AVR). CodeVisionAVR dapat digunakan di Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7 32 bit dan 64 bit.

Laporan Translasi dan Rotasi

20 February 2015

Tujuan
Mempelajari Hukum Newton.
Menentukan momen inersia katrol pesawat Atwood.

Alat dan Bahan
Kereta Dinamika :
Kereta dinamika/ 1 buah
Beban tambahan @200 gram/ 4 buah
Landasan rel kereta dengan variabel kemiringan/ 1 buah
Ticker timer [6 volt AC, 50-60 Hz, celah pita 1 cm]/ 1 buah
Power supply/ 1 buah
Pita kertas [1x80 cm]/ 10 lembar
Kertas karbon/ secukupnya

Pesawat Atwood :
Katrol [tebal 5 mm, diameter 12 cm]/ 1 buah
Batang tegak [batang berskala cm, skala terkecil 1 cm]/ 1 buah
Klem pemegang [ 1 klem memiliki pengatur panjang]/ 1 buah
Silinder materi/ 2 buah
Klem pembatas berlubang/ 1 buah
Klem pembatas tak berlubang/ 1 buah
Pemegang/pelepas silinder 1 buah
Beban tambahan 2 buah
[plat metal, m1 = ±2 gram dan m2 = ±4 gram]
Stop watch [interupsi type]/ 1 buah

Game Tata Surya Menggunakan PowerPoint

16 January 2015

Selain digunakan untuk membuat slide presentasi, power point juga dapat digunakan untuk membuat permainan sederhana. Inti membuat game menggunakan power point adalah hyperlink. Sebelumnya saya sudah pernah membuat game maze dengan power point juga. Nah, kali ini saya akan membuat game matching tentang planet yang ada di tata surya. Berikut ini langkah-langkah pembuatannya:
  1. Buat slide game over dan sembunyikan slidenya dengan cara klik kanan – hide slide. Pada slide game over terdapat tombol main lagi dan keluar. Tombol tersebut dapat dibuat menggunakan shape yang ada (insert – shape – pilih shape yang diinginkan). Untuk tombol main lagi klik insert – action – hyperlink to – slide -  slide game pertama (kali ini halaman slide merkurius). Sedangkan tombol keluar, klik insert – action – hyperlink to – end show.

Tugas Sensor

13 January 2015

Kasus:
Sebuah gedung yang dilengkapi dengan sensor kebakaran (K), curah hujan (CH), kecepatan angin (KA), gempa bumi (G), temperatur (T) dan dua buah alarm.
Alarm pertama akan berbunyi jika kondisi di bawah ini terpenuhi:
  1. temperatur gedung tinggi (>400C) atau curah hujan tinggi
  2. curah hujan dan kecepatan angin tinggi
  3. terjadi kebakaran gedung
Alarm kedua akan berbunyi jika kondisi di bawah ini terpenuhi:
  1. temperatur gedung tinggi (>400C) dan curah hujan tinggi
  2. curah hujan atau kecepatan angin tinggi
  3. terjadi kebakaran gedung atau ada gempa bumi
  4. terjadi kebakaran, temperatur tinggi dan ada gempa bumi

Jenis-jenis Sensor

12 January 2015

Setelah dijelaskan tentang definisi sensor, sekarang kita masuk ke bahasan beberapa jenis sensor yang banyak digunakan dalam rangkaian elektronik antara lain:
  1. Sensor Kebakaran
    Peralatan pendeteksi kebakaran yang telah dibuat digunakan dua sensor yaitu sensor asap/gas dan sensor suhu. Sistem akan bekerja ketika terdapat suhu dan asap, hal ini untuk menghindari adanya kesalahan yang diakibatkan kenaikan suhu akibat sinar matahari ataupun kepulan asap akibat rokok.

    MQ-2 Smoke/ LPG/ CO Gas Sensor Module

Simulasi Penguat Inverting Menggunakan ISIS Proteus

7 January 2015

Melanjutkan postingan dengan judul Penguat Inverting dan Non-inverting. Penguat operasional/ operasional amplifier (Op-Amp) memiliki masukan inverting (tanda minus), masukan non-inverting (tanda plus), masukan tegangan positif, masukan tegangan negatif dan pin keluaran. Salah satu aplikasinya adalah untuk penguat inverting. Disebut inverting karena keluarannya memiliki fasa yang berbeda dengan masukannya. Penguat inverting dapat menguatkan sinyal masukan beberapa kali sesuai yang diharapkan dimana persamaan tegangan keluarannya adalah sebagai berikut:

Cara Menggunakan Osiloskop dan Signal Generator di ISIS Proteus

22 December 2014

Osiloskop adalah instrumen yang berfungsi untuk mengukur besar tegangan listrik dan hubungannya terhadap waktu, mengukur frekuensi sinyal yang berosilasi, mengecek jalannya suatu sinyal pada sebuah rangkaian listrik, membedakan arus AC dengan arus DC, dan mengetahui noise pada sebuah rangkaian listrik . Osiloskop pada ISIS Proteus terdiri dari empat channel, yaitu A (kuning), B (biru), C (merah), dan D (hijau), dapat beroperasi di dua sumbu, yaitu sumbu-x dan sumbu-y, serta level tegangan otomatis untuk setiap channel. 

Gambar 1
Osiloskop

Penguat Inverting dan Non-inverting

17 December 2014

Tujuan
Mengamati cara kerja dan fungsi rangkaian penguat.

Dasar Teori
Penguat operasional atau yang dikenal sebagai Op-Amp merupakan suatu rangkaian terintegrasi atau IC yang memiliki fungsi sebagai penguat sinyal, dengan beberapa konfigurasi. Secara ideal Op-Amp memiliki impedansi masukan dan penguatan yang tak berhingga serta impedansi keluaran sama dengan nol. Dalam prakteknya, Op-Amp memiliki impedansi masukan dan penguatan yang besar serta impedansi keluaran yang kecil. Op-amp memiliki simbol seperti yang terlihat pada gambar (1). 

 
Gambar 1
Simbol Op-Amp

Cara Menggunakan Voltmeter dan Amperemeter di ISIS Proteus

3 December 2014

Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik sedangkan amperemeter digunakan untuk mengukur arus listrik. Terdapat dua macam voltmeter dan amperemeter, yaitu yang analog dan digital. Sistem analog menggunakan petunjuk jarum yang kemudian angkanya akan dibagi dengan skala terbesar dan dikalikan dengan skala yang digunakan. Sedangkan sistem digital ditunjukkan dengan tampilan LCD yang langsung menunjukkan nilai tegangan atau pun arus. Supaya dapat melakukan pengukuran, voltmeter disusun secara paralel sedangkan amperemeter disusun secara seri dengan rangkaian.

Alat Ukur Suhu Menggunakan Thermistor NTC 47D-15

23 November 2014

Tujuan
Instrumen ini digunakan untuk mengukur suhu.

Komponen dan Peralatan
Therrmistor NTC 47D-15 [1 buah]
Resistor 3,3 Ω [1 buah]
Resistor 47 Ω, 1k [@2 buah]
Indikator analog [1 buah]
Baterai 1,5 V [2 buah]
Dudukan baterai [1 buah]
Soket [1 buah]
Printed Circuit Board (PCB) [1 buah]
Solder [1 buah]
Timah [secukupnya]

Laporan Low Pass Filter dan High Pass Filter

18 November 2014

Tujuan
Mengamati cara kerja rangkaian low pass filter dan high pass filter.

Dasar Teori
Beberapa perangkat keras instrumentasi memiliki permasalahan yaitu kurang optimumnya transfer daya dari sinyal input menjadi output perangkat instrumentasi tersebut. Pengkondisi sinyal merupakan salah satu solusi yang ekonomis untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu contohnya adalah filter. Transfer daya yang optimum dapat dipengaruhi oleh resistensi dari rangkaian filter. Secara umum tujuan dari penggunaan filter adalah untuk meningkatkan kualitas dari sebuah sinyal misalnya menghilangkan dan mengurangi noise. Filter juga dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang dibawa oleh sinyal. Selain itu juga, filter digunakan untuk memisahkan dua atau lebih sinyal yang sebelumnya dikombinasikan, di mana sinyal tersebut dikombinasikan dengan tujuan mengefisienkan pemakaian saluran komunikasi yang ada. Filter juga dapat digunakan untuk mengeliminasi rentang frekuensi dari sinyal aslinya. Macam-macam filter diantaranya low pass filter, high pass filter, band pass filter, dan notch filter.

Listrik Dinamis

16 November 2014

Arus Listrik
Adalah gerakan muatan-muatan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Secara matematis,
dimana   
I = arus listrik (ampere/A), 
Q = muatan listrik (coulomb/C), 
t = waktu (s)

Ladder Diagram Lampu Lalu Lintas (Part I)

4 November 2014

Salah satu pemanfaatan PLC adalah sebagai sistem kontrol pada lampu lalu lintas. Dengan memanfaatkan PLC diharapkan sistem kontrol untuk lampu lalu lintas menjadi lebih efisien, tidak membutuhkan ruang yang besar, dan dapat diprogram ulang jika skenario untuk pengaturan jalan mengalami perubahan. Prinsip yang digunakan pada lampu lalu lintas hanya mengandalkan timer yang akan diaktifkan oleh input ataupun timer sebelumnya. 

Alat Optik

31 October 2014

Mata dan Kamera
Mata dan kamera memiliki prinsip kerja yang hampir sama. Diantaranya terdapat lensa cembung yang berfungsi memfokuskan bayangan dan diafragma yang berfungsi mengatur intensitas cahaya yang masuk.

Cacat mata :
Rabun jauh (miopi)
Dapat diatasi menggunakan kacamata berlensa cekung. Jika titik jauh mata penderita adalah PR, maka kekuatan lensa cekung adalah
P (dioptri) = (-100)/(PR (cm))

Pembiasan Cahaya

26 September 2014


Pembiasan cahaya adalah pembelokan arah rambat cahaya karena memasuki medium yang kerapatannya berbeda.

Hukum pembiasan (Hukum Snellius) :
  1. Sinar datang, sinar bias, dan garis normal berpotongan pada satu titik dan terletak pada satu bidang datar,
  2. Sinar datang dari medium yang kurang rapat ke medium yang lebih rapat dibiaskan mendekati normal,
  3. Sinar datang dari medium yang lebih rapat ke medium yang kurang rapat dibiaskan menjauhi normal,
  4. Sinar datang secara tegak lurus terhadap bidnag batas dua medium tidak dibiaskan, melainkan diteruskan.

Secara matematis, hukum pembiasan dapat dinyatakan sebagai

dimana 
n1 = indeks bias mutlak medium 1
n2 = indeks bias mutlak medium 2
i   = sudut datang
r   = sudut bias

Pemantulan Cahaya

25 September 2014

Pemantulan merupakan salah satu sifat cahaya. Pemantulan atau refleksi adalah perubahan arah rambat cahaya ke arah sisi (medium) asalnya, setelah menumbuk antarmuka dua medium. 

Hukum Pemantulan :
  1. Sinar datang, sinar pantul, dan garis normal berpotongan pada satu titik yang terletak pada satu bidang datar
  2. Sudut sinar datang (i) = sudut sinar pantul (r)
Macam-macam pemantulan :
  1. Pemantulan teratur, terjadi jika sinar datang mengenai bidang datar yang licin. Contohnya cermin.
  2. Pemantulan baur, terjadi jika sinar datang mengenai bidang yang tidak rata. Contohnya jalanan berbatu.
Pemantulan pada Cermin datar


Pemantulan pada Cermin Datar
 
Selamat Datang ^^_____Pembaca Bijak Meninggalkan Jejak_____Terima Kasih^^

Benkyou

Benkyou

Followers

About Me

Hanya ingin berbagi soalnya zaman kuliah dulu banyak terbantu sama postingan orang. Nah, sekarang saatnya 'balas budi'. Mungkin tulisannya tidak terlalu bagus, maklum masih amatiran tapi semoga ke depannya bisa menghasilkan tulisan yang lebih baik lagi. Semoga manfaat. Aamiin... Ditunggu saran dan kritiknya ^^

Total Pageviews